Di dalam kehidupan kita begitu banyak hal yang terjadi dan yang kita perbuat. semuanya pada dasarnya berasal dari hal-hal yang kecil atau sepele. demikian pula halnya dengan kebiasaan maupun karakter, keduanya terbentuk dari hal-hal yang sepele.
hari ini saat saya berbincang-bincang dengan adik bimbingan saya, secara tidak terencana kami berbincang tentang kesenangan kami dalam mengerjai orang lain. saat itu adik itu bertanya apakah perbuatan itu salah atau tidak. saya menjawab bahwa perbuatan itu tentu saja salah. saya menjelaskan bahwa dengan membohongi orang lain dengan motivasi untuk bercanda adalah bibit-bibit dari kebohongan yang akan semakin berkembang dan membesar.
ketika kita merasa nyaman melakukan perbuatan yang salah dalam hal-hal yang kelihatannya sepele, sebenarnya kita sedang membungkam hati nurani kita. hati nurani kita yang selalu berbicara tentang kebenaran jikalau sering kita abaikan, akan membuatnya semakin redup dan tidak terdengar lagi. kita semakin kehilangan kepekaan dalam mendengar suara hati nurani kita yang benar.
Dalam satu bagian Firman Tuhan dikatakan : jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. jagalah hati nurani kita agar tetap bersih dan berbicara dengan keras tentang kebenaran karena salah satu cara Tuhan berbicara kepada kita adalah melalui hati nurani kita yang bersih.
No comments:
Post a Comment